Sidikalang (SIB), Januari 20th, 2009, PT Dairi Prima Mineral (DPM), suatu perusahaan tambang patungan Herald Resources Pty Australia dan PT Aneka Tambang Tbk, terhitung sejak 1998 hingga saat ini telah investasi sekitar 98 juta US dolar atau sekitar Rp 1 trilyun, namun ternyata masih belum dapat beroperasi karena izin pinjam pakai kawasan hutan belum kunjung keluar dari Menteri Kehutanan RI, meski syarat-syarat yang ditentukan sudah dipenuhi. Hal itu diungkapkan Community Relations and Development Manager PT DPM Bangun Simamora kepada pers, Jumat (16/1) di Parongil Kecamatan Silimapunggapungga Kabupaten Dairi. “Hingga saat ini sudah sekitar 98 juta USD atau sekitar Rp1 triliun investasi yang kita tanam,” ujarnya. Dengan nilai investasi yang sudah ditanam sebesar itu, pihaknya masih akan terus menunggu hingga keluarnya izin agar perusahaan itu dapat beroperasi. “Tidak mungkin lagi kita mundur,” ujarnya. Dalam kontrak karya yang telah dikantongi, luas area DPM sekitar 27 ribu hektar termasuk di dalamnya 37 hektar hutan lindung kawasan timah hitam register 66 Batu Ardan sehingga harus mengantongi izin pinjam pakai kawasan dari Menteri Kehutanan. Dijelaskan, di tengah kondisi belum pasti itu, terjadi krisis global yang berdampak pada perusahaan. Karena itu pulalah, lanjutnya, PT DPM sejak beberapa minggu terakhir terpaksa merumahkan hampir tigaratusan karyawan lepas, menghentikan kegiatan eksplorasi dan mengurangi kegiatan konstruksinya sebagai akibat krisis global dan menurunnya harga komoditas tambang, sementara izin tidak kunjung turun. “Selain itu kita juga sudah mengumumkan pengurangan kegiatan konstruksi perbaikan jalan Sidikalang-Parongil, pembangunan jalan baru inner ring road Sidikalang, serta pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara. Sejauh ini kegiatan eksplorasi yang masih berlangsung itu di Sinarpagi dan Bululaga, sedangkan eksplorasi utama di sekitar Sopokomil Desa Longkotan terpaksa dihentikan,” jelasnya sambil menambahkan pengumuman soal pengurangan kegiatan eksplorasi itu sudah disampaikan pihak perusahaan kepada Pemkab Dairi melalui surat tertanggal 6 Januari 2009 yang ditandatangani In Country Manager Ian Bruce. Proyek perbaikan dan pelebaran jalan Sidikalang-Parongil sepanjang 22 KM yang dananya dibiayai PT DPM itu saat ini sudah rampung sekitar 60 persen sedangkan inner ring road sepanjang 4,7 KM sudah berjalan sekitar 40 persen berupa pembebasan lahan. Ditanya soal adanya aksi pemblokiran jalan di kawasan Tombak Manjolor dan akses jalan ke lokasi kegiatan eksplorasi beberapa minggu lalu, Simamora mengatakan DPRD Dairi telah mengupayakan langkah mediasi dengan menggelar pertemuan antara masyarakat dengan pihak PT DPM. Sejak Jumat kemarin, akses jalan yang diblokir sudah dibuka kembali. Pemblokiran jalan tersebut bukanlah yang pertama, namun selama ini dapat diatasi Muspika. Kita tetap mengedepankan itikad baik jika ada permasalahan di lapangan, ujarnya.
Komentar
Berikan Lowongan Kerja Untuk Putera daerah
karena kami yakin, kta bisa
Putera Dairi
ayo berjuang..
Bukakan Lowongan Kerja untuk Putera daerah
karana kami yakin, Kami Bisa.
Putera dairi ayo berjuang
Berharap dapat bergabung dengan perusahaan PT.DAIRI PRIMA MINERAL,.Terima kasih, Salam dari Anak Parongil, Kab. Dairi
kami mengharap PT DPM memperhatikan dan memprioritaskan putera Sumatera Utara sebagai karyawan. Jangan hanya jadi penonton di kampungnya sendiri….sementara hasil melimpah dari perut bumi dairi (Sumatera Utara) di bawa orang ke negeri seberang.
apakah tambang di dairi hanya untuk dinikmati pendatang..? bagaimana kalau putera sumatera utara diprioritaskan untuk mengisi lowongan pekerjaan..?.apakah putera sumatera utara hanya jadi penontonton di kampungnya sendiri…? sementara pendatang membawa hasil melimpah dari perut bumi sumatera utara… Kami harap managemen PT DPM memperhatikan ini…supaya jangan seperti di Timika irian jaya.
kami mashasiswa darI medan FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL….
JURUSAN TAMBANG dan GEOLOGI,,,,,,,
MOHON KEPADA BAPAK PIMPINAN…..
SUPAYA DIBUKA LOWOMGAN KERJA,,, DI PT, DPM,,,,
TRIMAH KASIH
YANG TERHORMAT PENGUSAHA PT. DAIRI PRIMA MINERAL ADAKAH LOWONGAN PEKERJAAN MENGINGAT DISANALAH TEMPAT KELAHIRAN AYAH DAN MAMA SAYA DAN DISANA OPPUNG (KAKEKNENEK) MASIH TINGGAL DISANA.TETAPI KAMI MERANTAU KE JAKARTA DAN DI SINI LAPANGAN PEKERJAAN KURANG MENJANJIKAN MENGINGAT MATA PENCAHARIAN KEDUA ORTU YANG KURANG NAH MAKA DARI ITU SAYA MEMPUNYAI TUBUH YANG TINGGI 180CM MASIH MENUNTUT ILMU DI UNIV GUNADARMA. MAU AKU MENJADI KULI SEKALIPUN AKAN SAYA JALANI MENGINGAT OPUNG LAGI SAKIT DISANA DAN TIDAK ADA SATU PUN ANAKNYA YANG TINGGAL TUK MENGURUS OPUNG. KAMI DENGAN SANGAT BERHARAP BAPAK MEMBACA SERTA MENIMBANG PERMOHONAN KAMI SEKELUARGA.TERIMAKASIH TUHAN MEMBERKATI.
apakah ada kemungkinan pembekuan proyek tersebut dilakukan dalam kurun waktu 1 s/d 5 tahun? bagimana dengan kontrak kontrak yang telah di buat dengan beberapa kontraktor di dairi?
khususnya yang telah menjalankan konstruksi pelebaran jalan Sidikalang – Parongil?
terimakasih