Seputar Dugaan Penyerobotan Tanah Masyarakat oleh PT Nauli Sawit

DPR Diminta Selesaikan Sengketa

BARUS-METRO, 05 Pebruari 2009; Warga Tapanuli Tengah (Tapteng) berharap kepada wakil rakyat yang duduk tim Komisi di IV DPR RI dapat menyelesaikan atau menuntaskan dugaan penyerobotan tanah warga oleh PT Nauli Sawit selaku investor yang ada di kawasan Sirandorung, Manduamas, Sosorgadong, Sorkam Barat dan daerah lainnya. Apalagi tim telah turun ke lapangan beberapa hari yang lalu dan dilanjutkan dengan pertemuan di kantor Bupati Tapteng dengan Muspida Plus. “Kita sangat berharap agar kasus ini benar-benar dapat terbuka. Kita minta kepada Komisi IV DPR RI agar mendesak Kapolri untuk mengungkap pelaku tindak kriminal, seperti penikaman Korlap FPTR, pembakaran rumah Korlap FPTR Edianto Simatupang AMd, teror terhadap sejumlah wartawan yang selalu mengungkap kasus PT Nauli Sawit, dan lainnya,” ujar Sekretaris DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumut Rahmansyah Sibarani kepada METRO di Barus, Rabu (4/2). Ditambahkan Rahmansyah, DPR RI juga harus mendesak Menteri Tarnsmigrasi supaya benar-benar mengungkap kasus ini. Artinya pihak Departemen transmigrasi harus menjelaskan masalah tanah transmigrasi tersebut berapa tahun baru bisa diganti nama atau dilihkan kepada pihak lain. Pihak transmigrasi harus betul-betul mengungkapnya. “Kita berdoa kepada tim Komisi IV DPR RI pimpinan Drs HM Syarfi Hutauruk yang telah turun ke lapangan untuk mencari fakta serta dilanjutkan dengan pertemuan di kantor Bupati Tapteng beberapa hari yang lalu, mudah-mudahan dengan telah turunnya wakil rakyat tersebut, permasalahan warga dengan PT Nauli Sawit dapat teratasi,” tambahnya. Sementara itu, Al-ustad M Sodiqin Lubis SAg menjelaskan, sebelumnya juga warga sudah menyampaikan permasalahan ini kepada KPK. Sementara itu, Pastor Rantinus Manalu mengatakan hal yang sama. Permasalahan sengketa dengan PT Nauli Sawit sebenarnya sudah berlangsung lama, bahkan ia mengibaratkan kalau keberadaan PT Nauli Sawit itu ibarat “Angin” artinya dapat di rasakan tetapi tidak dapat di pegang. Itulah PT Nauli Sawit yang telah memaksa kepada masyarakat setuju atau tidak setuju harus menjual tanahya kepada PT Nauli Sawit walaupun itu harganya tidak sesuai. Yang lebih kejam lagi, kata Pastor Rantinus, ada sebuah lahan yang sangat subur dan luas tanpa seizin dari pemilik lahan tersebut pihak PT Nauli Sawit telah membuat parit di tengah-tengah sawah tersebut. Sudah pasti sawah tersebut akan kering, itukan namanya sudah mematikan penghasilan masyarakat. “Apakah ini untuk mensejahtrakan warga,” tanyanya. Ditambahkan Pastor Rantinus, masyarakat juga sudah heran melihat PT Nauli Sawit yang begitu diistimewakan dengan investor lainnya, bahkan seorang camat juga ikut mengukur tanah dan mengawasi pekerjaan PT Nauli Sawit dengan memakai pakaian dinas. “Makanya kita langsung ke DPR RI untuk mengadukan permasalahan ini, mudah-mudahan dengan telah turunnya tim Komisi IV DPR RI ke lapangan dapat diselesaikan permasalah ini,” tambah Pastor Rantinus.

About these ads
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • Benny simamora  On Kamis, 26 April, 2012 at 10:26 AM

    waktu kampanye… ; demi rakyat,demi bangsa,padahal demi perut

  • sp_dua  On Senin, 12 Oktober, 2009 at 12:49 PM

    Walah… sampai kapan tap-teng akan berkembang bagus.. sementara oknumnya aja kurang bijak sana…. Tolong donk tegakkan hukum yg sebenarnya seadil-adilnya di daerah barus utara…

  • Ronald Manalu  On Kamis, 14 Mei, 2009 at 1:01 PM

    seandainya bapak bupati kita bijaksana alangkah indahnya tapanuli tengah ini.. tapi raja-raja kecil dengan panglimanya sudah bangkit lagi.. ya… rakyat jelata jadi korban. sudah diangkat rakyat jadi penghianat rakyat.. tuhan akan hukum orang yang penindas

  • Ronald Manalu  On Kamis, 14 Mei, 2009 at 12:51 PM

    semua pejabat negara yang berkunjung sama saja.. udah dapt uang kantong
    selesai masalah.. ya kan. yang rugi masyarakat juga walah – walah

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: