Seputar Warung [di Sirandorung] Remang-remang Resahkan Warga

TAPTENG-METRO, 09 Pebruari 2009; Dengan adanya keresahan warga Kecamatan Sirandorung akan keberadaan sejumlah warung remang-remang di Desa Muara Ore, Kecamatan Sirandorung yang disampaikan sejumlah tokoh adat warga Sirandorung mendapat tanggapan positif dan dukungan dari lembaga swadaya masyarakat Indonesian Coruption Watch (LSM-ICW). Tanggapan positif tersebut, disampaikan Ketua LSM ICW Dohar Franklin Sianipar didampingi wakilnya A. Nasution ST kepada METRO di Pandan, Minggu (8/2). Ia mengatakan mendukung sepenuhnya pernyataan tokoh adat Kecamatan Sirandorung untuk melaporkan keresahan warga ke Poldasu. “Kami sangat mendukung tokoh adat Kecamatan Sirandorung yang rencananya akan melaporkan keresahan masyarakat dengan keberadaan warung-warung remang-remang yang sudah meresahkan warga. Namun, kami menyatakan keberadaan warung remang-remang yang akan dilaporkan tidak hanya di Kecamatan Sirandorung tetapi juga warung remang-remang yang ada di Kabupaten Tapteng lainnya,” kata Dohar. Dijelaskannya, keberadaan warung remang-remang yang ada di Desa Sipange dan di sekitar Jalan Baru dekat terminal Kabupaten Tapteng juga meresahkan masyarakat. “Selama ini warung remang-remang yang terdapat di tempat yang kami sebutkan tadi sudah sangat meresahkan warga, karena pengeroperasiannya sudah tidak mengenal waktu. Di mana mereka tetap operasi pada bulan puasa meskipun sudah dilarang,” tukasnya. Selain itu, lanjutnya, keberadaan warung remang-remang yang ada di Desa Sipange sering terjadi tindak pidana kriminal dan pencabulan. Oleh karena itu secara pribadi dan kelembagaan Sianipar meminta aparat penegak hukum dan Pemkab Tapteng melalui Satpol PP menertibkan warung-warung tersebut. “Bila perlu, ditutup warung remang-remang yang sudah sangat meresahkan warga. Apalagi beberapa waktu lalu sempat terjadi tindak pidana pencabulan terhadap seorang gadis pendatang yang masih di bawah umur,” ujarnya. Menurut Dohar, sudah saatnya aparat yang berwenang bertindak tegas menertibkan warung remang-remang yang sudah meresahkan warga sekitarnya sebelum generasi muda yang kerap menjadi korban tidak terus bertambah.

Komentar tulisan or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.