WASPADA ONLINE, BARUS, 02 April 2009 – Politik dengan melakukan berbagai cara telah dipraktikkan oleh calon wakil rakyat periode 2009-2014. Takut terkena delik pidana pemilu, Jhonny Buyung Saragih, caleg DPR RI dari Partai Demokrat, pura-pura Manortor (tarian Batak – Red) dalam acara pentas seni SMPN Baru di Lapangan Merdeka Barus Tapanuli Tengah. Hal ini dikatakan oleh warga yang sedang menghadiri acara tersebut kepada Waspada Online tadi malam. “Jhonny membagikan uang kepada warga yang ikut dalam acara, sambil Manortor,” kata salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya. Selain itu tambahnya, tim sukses Jhonny Buyung yang memakai seragam Partai Demokrat pada saat acara tersebut bertugas membagi-bagikan kalender dan kartu caleg milik anggota DPR RI itu. Ternyata tidak satu jalan menuju kursi dewan, dengan cara manortor juga dapat berkampanye. Ini membuktikan calon anggota dewan banyak yang tidak dapat meyakinkan dirinya sendiri, bahwa kelak akan dipilih rakyat sehingga harus menghambur-hamburkan uang walaupun dengan modus mempergunakan adat masyarakat setempat. Tarian Tortor merupakan tarian adat suku Batak di Sumatera Utara. Biasanya dalam tarian tersebut, penari banyak mendapatkan saweran, tapi lain dengan caleg satu ini. Musik dan tarian dilakukan seorang caleg, dan malah dia sendiri juga yang membagi-bagikan uang kepada warga yang berada dilapangan Merdeka Barus tersebut. “Padahal partai Demokrat merupakan partai unggulan, ternyata masih mempergunakan hal-hal seperti itu. Aneh bin ajaib, bagaimana nantinya negeri ini”, katanya yang langsung menyaksikan saweran itu.