Bupati/Wakil Bupati Taput Dilantik, Gubsu Instruksikan Semua Hadirin Nyanyikan Lagu “O Tano Batak”
Ditulis oleh MANDUAMAS di/pada Jumat, 10 April, 2009
*Gubsu: Orang Batak Sudah Jauh Lebih Maju dari yang Orang Tahu
*Kalau Adapun Ribut-ribut Adalah Hal Biasa Sebagai Tandanya Orang Batak
Tarutung (SIB), April 10th, 2009, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara periode 2009-2014 Torang Lumbantobing/Bangkit Parulian Silaban SE, Rabu (8/4) di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung berlangsung sangat menarik dan tergolong spesifik. Seluruh undangan yang memenuhi gedung secara spontan menjadi kelompok koor raksasa atas instruksi Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin SE kepada panitia untuk menyanyi lagu “O Tano Batak” mengakhiri seluruh rangkaian acara pelantikan. Hadirin juga tidak henti-hentinya tertawa dan bertepuk tangan saat Gubsu H Syamsul Arifin SE menyampaikan sambutannya yang penuh lelucon namun sangat bermakna tentang sifat dan kebiasaan Suku Batak. Selain itu, para undangan yang terdiri dari pejabat tingkat pusat seperti anggota DPD, anggota DPR-RI, pejabat propinsi, pejabat TNI dan Polri, tokoh masyarakat dan masyarakat biasa dari kecamatan-kecamatan se-Taput berbaur selama pelaksanaan rangkaian acara pelantikan tersebut sehingga tidak begitu kontras beda pejabat dan masyarakat biasa. Bupati Taput Torang Lumbantobing dan Wakil Bupati Bangkit Parulian Silaban SE diambil sumpah janji dan dilantik Gubernur Sumut H Syamsul Arifin SE atas nama Presiden Republik Indonesia dalam sidang paripurna istimewa DPRD Taput yang dipimpin Ketua DPRD FL Fernando Simanjuntak SH MBA. Acara dihadiri anggota DPD-RI Lundu Panjaitan SH dan Parlindungan Purba, anggota DPR-RI Drh Jhony Allen Marbun, pengurus DPP Partai Golkar Ir. Leo Nababan, Danrem 023/KS Kolonel Inf. S Widodo, Ephorus HKBP Pdt. DR Bonar Napitupulu dan para pimpinan pusat HKBP, pejabat Pemprovsu antara lain Asisten I Drs. H Silaen, Kabiro Otda Drs. Bukit Tambunan dan sejumlah Kadis, Ketua TP PKK Sumut Ny Fatima Habibi Syamsul Arifin. Gubsu dalam sambutannya menyebutkan biasanya orang Batak kalau mengadakan rapat pasti ribut, waktu ada yang berpidato maka yang lainnya bercakap-cakap dan saat orang lain bercakap maka dia pidato. Namun katanya dalam kunjungan kerjanya kali ini, kenyamanan itu telah dilihat mulai dari perjalanan dari Bandara Silangit sangat tertib, memasuki komplek rumas dinas Bupati dan tempat acara di luarnya sudah oke dan di dalam makin oke lagi. “Jadi orang Batak sudah jauh lebih maju daripada yang orang tahu,” sebutnya sembari menyampaikan salam Kapoldasu yang tidak dapat hadir di Taput karena ada tiba-tiba acara teleconference dengan Presiden RI. H Syamsul Arifin SH mengakui sudah melihat banyak kemajuan di Tanah Batak dan kalau adapun ribut-ribut itu adalah hal yang biasa sebagai tandanya orang Batak. Kepada Bupati Torang Lumbantobing sebagai pemimpin di daerah ini dipesankan untuk merangkul seluruh masyarakat. “Yang suka maupun yang tidak suka harus dijinakkan sebab pelantikan ini mangalami proses yang amat panjang. Sudah dua kali pemilihan ada lagi sidang konstitusi. Sudah diputuskan masih ada lagi gugat menggugat dan meminta supaya tidak dilantik,” sebutnya sembari menyampaikan bahwa hingga satu hari menjelang pelantikan masih banyak sms yang masuk ke Gubsu meminta supaya tidak datang melantik karena akan ada yang ribut. Disampaikannya, bahwa konsep Marsipature Hutanabe harus dihidupkan kembali dengan cara orang-orang Batak yang telah berhasil di perantauan harus memikirkan apa yang harus diperbuat di Tanah Batak agar masyarakat di daerah ini bisa hidup senang dan bukan yang di perantauan bersenang-senang. “Toluto ini (Bupati Taput Torang Lumbantobing-red) pengusaha, orang swasta, berpikirnya ringkas maka kalian bantu dia. Kalau dia tidak betul, itu berarti kalian yang salah. Kalau ada yang bilang Bupatinya salah maka dialah yang salah karena tidak mengingatkan bupatinya,” sebut Gubsu. Acara pelantikan itu juga dihadiri para kepala daerah bupati/walikota se-Tapanuli seperti Bupati Humbas Drs. Maddin Sihombing, Bupati Tobasa Drs. Monang Sitorus, Bupati Samosir Ir. Mangindar Simbolon dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan. Unsur pimpinan daerah Taput yakni Kapolres AKBP J Didiek DP SH, Dandim 0210/TU Lekol Arh. Ramses Lumbantobing, Ketua PN Tarutung Gerchad Pasaribu SH, Kajari Tarutung Mangasi Situmenag SH LLM, Sekdakab Drs. Sanggam Hutagalung, Ketua TP PKK Taput Ny. Elly Torang Lumbantobing, PR-I UNITA Ir. Adriani Siahaan MP dan para tokoh masyarakat dari Jakarta, Bandung dan kota besar lainnya antara lain pengusaha Robert K Siregar dan mantan Walikota Jakarta Utara Pinondang Simanjuntak. Sebelum acara pelantikan Bupati/Wakil Bupati Taput secara pemerintahan, bupati/wakil bupati terpilih Torang Lumbantobing dan Bangkit Parulian Silaban SE masing-masing beserta istri dan keluarga lebih mengikuti kebaktian umum yang dipimpin Ephorus HKBP Pdt. DR Bonar Napitupulu di Gereja HKBP Pearaja, Tarutung dan dihadiri unsur pimpinan daerah dan berbagai elemen masyarakat Taput. Usai acara pelantikan, pengurus DPP Partai Golkar Ir. Leo Nababan yang juga staf khusus Ketua DPR-RI Agung Laksono mengatakan demokrasi yang alat dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Tapanuli Utara telah selesai. Untuk itu diharapkan seluruh elemen masyarakat dan berbagai pihak agar dapat melupakan masa lalu dan hendaknya mendukung Bupati Taput yang telah dilantik untuk memajukan masyarakat Taput.