15 Kabupaten/Kota Setuju Protana [Tapteng]

Jumat, 05 Maret 2010

TAPTENG-METRO; Rencana pembentukan Provinsi Tapian Nauli (Protana) diterima secara positif dan disetujui oleh warga di 15 kabupaten/kota di pantai barat Sumatera Utara (Sumut). Hal ini sesuai hasil sosialisasi pembentukan Protana oleh Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) di seluruh daerah eks Keresidenan Tapanuli.

Juru bicara Pokja Protana, Tigor Tambunan di sekretariat mereka Jalan Sibolga–Padangsidimpuan, Kamis (4/3) mengatakan, dari hasil sosialisasi, elemen dan tokoh masyarakat yang ada di seluruh eks Keresidenan Tapanuli mendambakan lahirnya provinsi baru.

“Contohnya, pada pelaksanaan sosialisasi di Taput. Aktivis perempuan, tokoh–tokoh pemuda, partai politik (parpol), tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat spontan mendeklarasikan lahirnya Pokja Taput di bawah kepemimpinan Jhonni Panggabean dengan jumlah personel 54 orang,” katanya.

Ditambahkannya, gagasan pembentukan Protana lahir bertitik tolak dari sejarah. Eks Keresidenan Tapanuli, sambungnya, merupakan satu–satunya eks keresidenan di Sumatera yang belum menjadi provinsi baru. Padahal, Pemerintah Hindia Belanda telah menjadikan Kota Sibolga sebagai ibukota Keresidenan Tapanuli.

“Faktor kebersamaan tanpa membeda-bedakan agama, suku, dan golongan merupakan pertimbangan terdepan dalam mewujudkan pemekaran provinsi baru di eks Keresidenan Tapanuli. Oleh karena itu, kata sehati dan sepikir yang selalu digemakan Pokja sebagai slogan dalam memperjuangkan terbentuknya Protana, diharapkan dapat mempersatukan masyarakat di wilayah eks Keresidenan Tapanuli, yang ternyata selama ini telah lama merindukan terbentuknya provinsi baru,” tuturnya.

Tigor yang juga Sekretaris Umum Pokja Protana diTapteng ini menambahkan, dalam kurun waktu setahun, Pokja terbentuk dan dideklarasikan sebagai penggagas. Sejauh ini, katanya, Pokja telah melaksanakan berbagai program kerja, di antaranya studi banding ke Provinsi Bangka Belitung (Babel). Tujuannya, mengadopsi sistem kerja dan kiat sukses di kedua wilayah dalam mewujudkan pemekaran provinsi baru.

“Berdasarkan hasil kunjungan Pokja di provinsi tersebut, ternyata masyarakat setempat dalam memperjuangkan pemekaran benar–benar dilakukan dengan ikhlas, santun, tidak bersikap memaksa, sabar, kompak, dan tidak pernah membicarakan suku, adat, ras, dan agama,” tukasnya.

Tigor juga menyebutkan, Agustus 2010 mendatang, kepanitian besar Pokja Pembentukan Protana diharapkan sudah terbentuk. Pembentukan kepanitiaan, katanya lagi, direkrut dari hasil rekomendasi Pokja–pokja yang akan dibentuk di 15 kabupaten/kota di wilayah cakupan Protana.

Terkait adanya keinginan beberapa daerah di Pantai Barat Sumut yang ingin membentuk provinsi baru, menurut Ketua Umum Pokja Pembentukan Protana, Laksamana Muda (Laksda) H Bahder Hutagalung, pokja tidak pernah menghalang-halangi daerah lain membentuk provinsi baru. Bahkan Pokja Protana, lanjutnya, sangat merespon positif setiap daerah yang menginginkan pembentukan provinsi baru.

“Asal daerah itu telah memenuhi persyaratan sesuai UU No 78 Tahun 2008 tentang Pembentukan Provinsi Baru,” ujarnya.

Dikatakannya, keinginan daerah itu merupakan kewajaran, asalkan semua dilakukan sesuai keinginan tulus untuk kesejahteraan masyarakat, serta jauh dari kepentingan pribadi, kelompok atau elit–elit tertentu yang hanya ingin mengambil keuntungan, semisal ingin menjadi gubernur.

“Maksud saya di sini, bagi daerah–daerah yang belum memenuhi persyaratan untuk membentuk provinsi baru, seperti Kepulauan Nias yang belum otonom dan baru memilki dua daerah defenitif dan tiga daerah lainnya baru dimekarkan, mari bergabung dulu dengan Protana. Kalau nanti seluruh persyaratan sudah terpenuhi, kita dari Protana siap mendukung dan akan berada di barisan terdepan untuk mewujudkan setiap daerah yang ingin membentuk provinsi baru,” tandasnya.

Dikutip dari http://www.metrosiantar.com

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: