F-PDIP DPRD Sumut Minta Usulan Protap Dibahas

PP 78/2009: Pemekaran Harus Dimulai Dari Bawah Mendapat Persetujuan dari Musyawarah Desa

F-PDIP DPRD Sumut Minta Usulan Protap Dibahas

Medan, Skala

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) membantah telah menghambat usulan agar laporan Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) segera dibawa ke sidang paripurna.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sumut Sigit Pramono Asri, saat ini berkas laporan pansus yang dibentuk DPRD Sumut periode 2004-2009 telah diserahkan ke fraksi-fraksi untuk dipelajari. Fraksi-fraksi diharapkan bisa memahami laporan pansus sebelum dipertimbangkan dibawa ke sidang paripurna untuk pengambilan keputusan.

Sedangkan penyerahan laporan pansus ke Komisi A DPRD Sumut untuk dikaji terlebih dahulu. Sebab, komisi A akan bertindak sebagai juru bicara pansus sebagaimana diterapkan pada usulan pemekaran Kabupaten Langkat beberapa waktu lalu. Jika komisi A sudah menyatakan layak dibahas di sidang paripurna, selanjutnya, jelas Sigit, maka akan diagendakan oleh badan musyawarah.

“Jadi pada dasarnya, DPRD Sumut tidak ada hak untuk menolak, tetapi harus sesuai prosedur. Soal setuju atau tidak itu tidak menjadi masalah. Tapi yang kita harapkan bahan laporan itu tidak mentah, tetapi harus benar-benar matang sebelum dibawa sidang paripurna,” jelas Sigit di Medan, kemarin.

Sigit belum bisa memprediksi berapa lama laporan pansus akan dibahas di komisi A. Sebab, hal terpenting laporan itu benar-benar dipahami oleh seluruh fraksi sebelum disampaikan di sidang paripurna. Dia memastikan, jika komisi A menyatakan bahwa laporan sudah layak dibahas di sidang paripurna, dalam waktu yang tidak lama Dewan akan mengagendakan sidang paripurna.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Sumut sebagai salah satu pengusul agar laporan pansus segera dibahas di sidang paripurna meminta agar pimpinan Dewan segera mengagendakan hal ini di sidang paripurna. Pembahasan laporan pansus di komisi A dinilai oleh FPDIP DPRD Sumut sudah tidak penting, karena perannya hanya sebagai juru bicara. Namun, menurut Ketua Komisi A DPRD Sumut M. Nuh, pihaknya belum bisa membahas masalah ini karena belum ada surat resmi dari pimpinan DPRD Sumut.

Menurut Sigit, tanpa bermaksud mendahului laporan pansus, namun sebenarnya masih ada perbedaan pendapat soal laporan panus, terutama mengenai persyaratan pemekaran. Perbedaan pendapat itu terutama mengenai dasar hukum pemekaran yang saat ini harus berpijak pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah.

PP ini menegaskan bahwa pemekaran harus dimulai dari bawah dengan mendapat persetujuan dari musyawarah desa. Sedangkan usulan pembentukan Protap masih berdasarkan PP Nomor 129 Tahun 2000, sebelum direvisi menjadi PP Nomor 78 Tahun 2007.

Atas kondisi inilah, Sigit berharap agar panitia pembentukan Protap secara bersamaan juga bisa melengkapi persyaratan yang belum terpenuhi. Saat ini, menurut Sigit,  menjadi waktu yang tepat bagi panitia pembentukan Protap untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan DPRD Sumut. Dengan demikian, tidak ada  kesan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang seolah menolak usulan pembentukan Protap.

“Itulah pentingnya laporan pansus itu dipelajari lagi apakah sudah sesuai peraturan yang berlaku. Inilah saatnya untuk saling berkomunikasi,” tandasnya. Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Sumut Budiman Nadapdap sebelumnya menegaskan, usul untuk membahas pembentukan Protap tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, pimpinan Dewan diminta menyikapi hal ini dengan bijak, sehingga tidak menimbulkan kesan  ambivalen karena Langkat telah disetuji dimekarkan.

Dikutip dari http://skalaindonesia.com

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: