Unjuk Rasa di Kejatisu,Usut Kasus Dugaan Korupsidi Pemkab Tapteng dan DPRD Sibolga

Maret 12th, 2010

Medan (SIB)

Kejatisu diminta serius mengusut sejumlah kasus dugaan korupsi di Pemkab Tapanuli Tengah(Tapteng) berupa temuan BPK-RI,yang diduga melibatkan oknum Bupatinya.Pengunjuk rasa berharap Tapteng bebas dari korupsi.Dan untuk itu pula Kejatisu diminta menjadi garda terdepan mengusutnya.

Permintaan itu diteriakkan massa menamakan kelompoknya dari KOMANDO (Komite Mahasiswa Nasional Demokrasi) sata unjuk rasa di depan kantor Kejatisu Jalan Jend AH Nasution Pangkalan Masyhur Medan, Kamis(11/3). Selain disampaikan lewat pengeras suara,tuntutan dalam pernyataan sikap tertulis juga dibacakan serta dalam sejumlah poster yang digelar pengunjuk rasa.

Dalam pernyataan sikap tertulis yang dibacakan pengunjuk rasa, dugaan korupsi di Tapteng itu disebut antara lain dugaan korupsi yang terjadi di jajaran Dinas Kesehatan dan PDAM Mual Nauli Tapteng yang merupakan temuan BPK-RI serta dugaan korupsi di DPRD Sibolga TA 2005, terkait Biaya Pemeliharaan Kesehatan Pimpinan dan Anggota DPRD Sibolga senilai Rp 20,3 juta.
Kemudian dugaan korupsi Retribusi pelayanan Rumah Sakit Daerah Pandan yang tidak disetorkan ke Kas Daerah Rp 722,4 juta dan dana Rehabilitasi RS Umum untuk pembangunan ruang bedah dan pembangunan uang internis RS Pandan Rp 323,6 juta APBD TA 2005. Tindakan itu dinilai tidak sesuai PP No 105/2005 tentang pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.

Pengunjuk rasa juga meminta dilakukan penyelidikan atas kasus melibatkan Direktur PDAM Mual Nauli terkait perbaikan instalasi air minum sebesar Rp 390 juta TA 2005,yang sempat ditangani Kepolisian.
Kejatisu diminta tanggap atas kasus temuan BPK RI baik terjadi di Tapteng seperti di RSUD Pandan melibatkan oknum Direkturnya dan di PDAM Mual Nauli yang diduga melibatkan Direkturnya, maupun temuan BPK di DPRD Sibolga yang melibatkan ketuanya TA 2005 terkait kasus biaya pemeliharaan kesehatan pimpinan dan anggota DPRD Sibolga.
Menanggapi aspirasi pengunjuk rasa, Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan K Tarigan SH yang menerima langsung pengunjuk rasa berjanji,bahwa Kejatisu akan melakukan penyelidikan atas dugaan kasus korupsi itu dan kordinasi dengan Kejari Sibolga.

 

Dikutip dari http://hariansib.com/

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: