Lulusan SLTA Pakpak Bharat Diprogramkan Mahir Komputer dan Bahasa Inggris

Sidikalang, (Analisa)

Lulusan SLTA Kabupaten Pakpak Bharat diprogramkan minimal harus mahir mengoperasikan komputer dan lancar berkomunikasi bahasa Inggris. Ini penting untuk membekali added value (nilai tambah) siswa. Demikian salah satu konsep pembangunan pendidikan disampaikan Ir. Remigo Yolanda Berutu MBA calon Bupati Pakpak Bharat periode 2010-2015 kepada wartawan di Sidikalang, Minggu (4/4).

Diakui, untuk daerah perkotaan, langkah itu sudah dipandang biasa namun baginya, terlambat masih jauh lebih baik ketimbang tidak mengaplikasinya sama sekali.

Selama ini, nilai baik seorang siswa belum tentu seirama dengan penguasaan materi sesungguhnya. Bisa saja seseorang meraih nilai delapan di rapor namun saat implementasi tidak sesuai harapan.

Remigo yang juga Wakil Bupati Pakpak Bharat membenarkan, berbagai terobosan telah ditempuh pemerintah daerah. Diantaranya bimbingan tes gratis bagi pelajar SMA kelas tiga dan penyediaan bus sekolah serta alokasi beasiswa dari APBD bagi mahasiswa di PTN.

Bersamaan itu, upaya peningkatan mesti terus digali agar pelajar kian percaya diri menghadapi setiap kompetisi, apakah memasuki pasar kerja maupun pendidikan lanjutan ke perguruan tinggi. Jika tidak bisa unggul sedikit, minimal generasi muda lokal ini harus dipersiapkan setara dengan siswa di kota.

Teknis pelaksanaan pemahiran komputer dan bahasa Inggris dilaksanakan melalui ikatan kerja sama dengan lembaga pendidikan swasta yang punya kompetensi dan pengalaman. Artinya, instruktur diturunkan oleh lembaga dimaksud sedang jam belajar siswa ditambah satu jam per hari. Semisal, senin-rabu- jumat untuk komputer, lalu selasa-kamis-sabtu untuk bahasa Inggris.

Metode pengajaran mesti rileks sehingga tidak menimbulkan kejenuhan. Persentase praktik lebih dikedepankan dibarengi jumlah peserta yang ideal. Ia percaya, rakyat akan mendukung program itu. Relakan si anak pulang lebih lama dari sekolah demi kecerdasan dan pembinaan mental.

Untuk itu, energi anak sudah sewajarnya dikurangi buat membantu orang tua bekerja di ladang. Selanjutnya, mereka didorong menimba ilmu agar kelak masa depan si buah hati lebih gemilang dibanding orang tua.

Tentunya, biaya pendidikan itu dibebankan kepada APBD atau adanya pendanaan sumber lain. Jika langkah itu berhasil, bukan tidak mungkin para perantau atau pengusaha memberi bantuan sebagai wujud kecintaan pada kampung halaman. Karenanya, ke depan, pengelolaan APBD mesti lebih terarah dan berguna bagi masyarakat. Pengeluaraan pembiayaan mesti diikuti dengan pencapaian hasil yang terukur.  “Kalau menyiasati rasa lapar, yah siswa sebaiknya bawa bontotlah. Rencana itu ibarat memancing. Pemerintah memberi pancing berupa program dan di sisi lain diperlukan peran serta masyarakat” kata Remigo yang berpasangan dengan Ir Maju Elias Padang MM nomor urut 1 pilkada ini. Diutarakan, kurang etis jika semua tanggung jawab dibebankan kepada pemerintah. Justru atas partisipasi rakyatlah keberhasilan pembangunan dapat dicapai.

Ditambahkan, kegiatan serupa juga diprogramkan kepada siswa SMP. Dia optimis, bila pelajar tekun mengikuti, dalam tempo dua tahun kemudian, murid-murid di Pakpak Bharat akan meraih nilai memuaskan dibarengi keterampilan yang berujung pada kebanggaan pada diri sendiri. Jika dipercaya sebagai pasangan kepala daerah, berbagai fasilitas pendukung akan disediakan. Obsesi tersebut, merupakan benih untuk melahirkan sekolah unggulan.

Terkait penyelenggaraan pilkada dimaksud, Remigo menyarankan agar sesama kandidat membangun persaingan sehat dengan menawarkan program kepada masyarakat. Apapun hasil agenda itu, seyogianya diraih secara elegan. Cara kampanye negatif dinilainya tidak mendewasakan rakyat dalam berdemokrasi, apalagi sesama calon terkait hubungan kekerabatan.

 

http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=50290:lulusan-slta-pakpak-bharat-diprogramkan-mahir-komputer-dan-bahasa-inggris&catid=51:umum&Itemid=31

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: