DEMOKRASI: mini-analisis kondisi Tapteng

oleh: MDS

Dalam Demokrasi, yang memilih adalah RAKYAT! ada berbagai KELOMPOK rakyat di Tapteng; baik dari segi pendidikan, ekonomi, kelas/status sosial, pekerjaan, mindset, paradigma, kepekaan sosial, lokasi/daerah/geografis, etnik, dll. Apabila seseorang mampu memilah-milah dan melakukan ANALISIS atas kelompok2 tersebut dengan baik maka akan kelihatan bagaimana sebenarnya CITRA dan POSISI leardership Tapteng di mata rakyat pemilihnya. Saya pikir itu salah satu kuncinya. Rakyat harus diCERAHkan, Selanjutnya, tugas para intelektual muda dari ke-20 kecamatan di Tapteng-lah untuk melakukan pencerahan dan pendidikan politik kepada rakyat agar rakyat (ketika memilih di bilik suara) benar-benar berdasarkan SUARA HATInya. Metoda pencerahan ada berbagai macam; ada yang open/demonstrative, atau yang closed/selective. Saya pikir, termasuk tugas para mahasiswa yang sedang belajar di luar Tapteng untuk mencerahkan orangtua dan sanak familinya di kampung. Tapi kuncinya, mulailah dari analisis tadi. Dengan analisis yang baik maka akan ketahuan apa obat penawar yang tepat. Obat penawar tersebut bermacam-macam; tapi yang saya lihat ada dua di urutan teratas yaitu SECURITY dan MONEY. Saran saya, bagi kita semua pemerhati Tapteng, kalau memang mau perubahan ke arah yang lebih baik, buatlah hanya SATU FORUM yang intensif untuk duduk bersama menghadapi issue jangka pendek yaitu pilkada dan jangka panjang yaitu pembangunan yang berkelanjutan. Berbicara pilkada, hendaklah orang-orang yang ingin perubahan ke arah yang lebih baik, berada hanya di dalam SATU perahu; agar jangan mudah tercerai berai dan terkoyak; agar VOX POPULI VOX DEI.

“Vox populi, Vox Dei”; Terjemahan bebas: SUARA RAKYAT [yang utuh dan bulat] adalah SUARA TUHAN.
Dalam kehidupan bernegara di Indonesia, saya lihat jargon tersebut mirip dengan bunyi Pancasila yakni sila ke-4: “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat dalam PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN.
Dalam kehidupan… demokrasi, RAKYAT; saya dan anda–rekan-rekan saya sekalian, orang tua dan sanak saudara kita yang tinggal di kampung halaman, semua rakyat Indonesia, mewakilkan SUARA-nya kepada perwakilan-nya untuk menjadi PEMIMPIN di antara mereka.

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: