Tapanuli Tengah Peroleh Rp52,7 M Dana PNPM

Selasa, 11 Mei 2010

TAPTENG-METRO; Kabupaten Tapanuli Tengah menerima dana sebesar Rp52,75 Miliar dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Dana tersebut diperuntukkan untuk 20 kecamatan di Kabupaten Tapteng.

Demikian disampaikan Direktur kelembagaan dan pelatihan masyarakat, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs Arwan E Surbakti MSi, pada acara Semi Loka DPRD Tapteng dengan PNPM Mandiri Pedesaaan Kabupaten Tapanuli Tengah di Hotel Bumi Asih Pandan, Senin (10/5). Dia menjelaskan, pada tahun 2007 lalu, pemerintah telah menetapkan suatu kebijakan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat ke dalam kerangka PNPM Mandiri.

Selain PNPM perdesaan yang dikelola oleh Kementerian dalam negeri dan PNPM Mandiri perkotaan kata Arwan, Kementerian Pekerjaan Umum juga memprogramkan pembangunan daerah tertinggal.

Oleh karena itu, sambung Arwan, Pemerintah Indonesia, melalui PNPM Mandiri pedesaan telah melatih dan mengorganisir masyarakat desa untuk mampu menemukenali kebutuhan, mengemukakan pendapat dan usulan kegiatan, menyusun prioritas, mengambil keputusan dan melaksanakan pembangunan secara mandiri.

Bupati Tapteng dalam sambutannya dibacakan Asisten I Ir Aris Sutrisno mengatakan, PNPM Mandiri untuk Kabuapten Tapteng dimulai sejak tahun 2003, dengan nama program pengembangan kecamatan (PPK) yang dialokasikan untuk 5 kecamatan. Dia menyebutkan, sejak tahun 2008 berubah nama menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan yang dialokasikan untuk 6 kecamatan dengan dana Rp6.171.790.000. Pada tahun 2009 dialokasikan untuk 20 kecamatan dengan total Rp31.200.000.000, dan untuk tahun 2010 dialokasikan untuk 20 Kecamatan dengan total dana Rp52.750.000.000. Sehingga total dana PPK/PNPM sejak tahun 2003-2010 Rp116.200.000.000.

Kepala Kantor PMD-P Kabupaten Tapteng Dra Anita M Situmorang yang dikonfirmasi METRO menjelaskan, tujuan semiloka DPRD Tapteng dengan PNPM Mandiri adalah memperkuat komitmen DPRD Tapteng dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. “Menyusun rencana strategis program penanggulangan kemiskinan daerah, serta memperkuat forum DPRD Tapteng dalam menyusun rencana kerja pembangunan daerah di Tapteng,” ujarnya.

Disinggung tentang keberadaan dana tersebut apakah sudah disalurkan atau belum, Anita mengakui bahwa dana tersebut sudah turun dari pusat dan saat ini berada di KPPN (Kantor pelayanan pajak negara) Sibolga.

 Sumber: http://metrosiantar.com/index2.php?option=com_content&task=view&id=34511&pop=1&page=0&Itemid=67

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: