5 Balon Bupati Mencuat

Rabu, 14 Juli 2010

Bonaran Situmeang SH, Albiner Hasonangan Sitompul, Dina Riama br Samosir, Ir HM Effendi Pohan MSi, H Edison Simbolon SSos

TAPTENG-METRO; Meskipun Pemilukada Kabupaten Tapteng dilangsungkan pada 12 Maret 2011 mendatang, namun lima nama kandidat balon bupati sudah mencuat untuk menggantikan kepemimpinan Drs Tuani Lumban Tobing MSi yang sudah dua periode.

Kelima nama yang disebut-sebut akan maju adalah Ir HM Effendi Pohan MSi (wakil bupati incumbent), H Edison Simbolon SSos (Wakil Wali Kota Bengkulu), Albiner Hasonangan Sitompul (mantan Dandim 0211/TT), Bonaran Situmeang SH (pengacara di Jakarta), dan Dina Riama br Samosir (istri Drs Tuani Lumban Tobing).

Selain itu, spanduk dan tanda gambar bakal calon sejak beberapa waktu terakhir sudah terpampang, terutama di Pandan yang merupakan ibukota kabupaten Tapteng, meski secara umum spanduk dan baliho atau tanda pengenal lainnya jauh lebih sedikit dibanding saat pemilu legislatif kemarin. Adapun ‘perahu’ masing-masing calon tersebut masih belum jelas benar karena umumnya masih dalam tahap penjajakan.

Maruli Simanjuntak, warga Desa Sihorbo Kecamatan Barus Utara saat dimintai tanggapannya terkait calon bupati mendatang berharap agar sosok pemimpin di Tapteng kedepan haruslah sosok yang peduli dan dekat kepada rakyat, serta mampu memahami apa yang menjadi keinginan rakyat. Selain itu, calon pemimpin di Tapteng juga harus memahami dan menguasai seluk beluk Tapteng, sehingga nantinya mampu mengakomodir keinginan masyarakat Tapteng yang menginginkan peningkatan kesejahteraan. “Hal yang paling penting lagi, sosok pemimpin di Tapteng sebisa mungkin haruslah orang yang akademisi atau paling tidak pernah menjadi pemimpin instansi atau lembaga,” pungkasnya.

Meskipun demikian, lanjutnya, siapapun nantinya yang terpilih untuk menduduki Pandan 1, baik itu dari kalangan birokrat, pengusaha, dan legislatif, harus dapat menepati janji-janjinya untuk membangun daerah Tapteng. “Namun, kita berharap calon Bupati Tapteng tidak memiliki sifat agamais, egois, angkuh, dan hanya mementingkan diri sendiri. Tetapi harus dekat dengan masyarakat dan mengerti apa keinginan masyarakat Tapteng,” kata Maruli yang juga dikenal sebagai wakil ketua I Pomparan Sangga Mulana Simanjuntak Sedunia ini.

Senada dengan itu, Safran Situmeang, salah seorang warga Pandan menuturkan, siapapun yang akan menduduki jabatan Bupati Tapteng nantinya haruslah memiliki jiwa sosial yang tinggi dan bermasyarakat, sebab Tapteng adalah kabupaten yang masyarakatnya dihuni dari berbagai multi etnis, agama, budaya yang berbeda tetapi tetap aman dan nyaman. “Kalau saya lihat, kriteria itu memang dimiliki oleh calon-calon yang sudah mempublikasikannya, baik melalui media massa, maupun dari orang-orang yang menjadi simpatisannya,” katanya.

Hanya saja dia berharap agar masyarakat Tapteng tetap kondusif dan bisa menerima bupati yang terpilih nantinya, demi kemajuan pembangunan Kabupaten Tapteng ke arah yang lebih baik lagi. “Siapapun yang akan terpilih nantinya untuk memimpin Tapteng adalah benar-benar pemimpin yang menjadi pilihan rakyat yang sesungguhnya. Selain itu, kita berharap Kabupaten Tapteng harus tetap terjaga kekondusifannya, tidak seperti peristiwa kerusuhan yang terjadi di beberapa daerah akibat pelaksanaan pemilukada,” tukasnya.

H Edison Simbolon SSos saat dikonfirmasi METRO via seluler mengatakan, dirinya sangat menghargai adanya aspirasi masyarakat Tapteng yang memunculkan namanya sebagai salah satu balon Bupati Tapteng. “Pada dasarnya itu semua berpulang kepada masyarakat Tapteng. Karena bagaiamanapun sebagai putra Tapteng, saya pastilah ingin membangun Tapteng dan hal itu sudah pasti,” pungkasnya.

Masih menurut Edison, siapapun calon yang akan memimpin Tapteng, haruslah memiliki jejak rekam yang jelas, sudah teruji dalam hal kepemimpinan agar dapat merasakan apa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, baik itu sebagai sebuah kelebihan atau kekurangan. “Untuk itu, sesuai dengan keinginan dan permintaan masyarakat, dengan tegas saya bersedia dicalonkan sebagai Bupati Tapteng dengan niat untuk membangun Tapteng bersama rakyat demi sebuah perubahan. Karena kalau ingin perubahan, semuanya harus dirubah dengan melibatkan pemerintah bersama masyarakat itu sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, Bonaran Situmeang SH, putra Sorkam yang menjadi pengacara di Jakarta saat dihubungi via seluler secara tegas mengatakan akan ikut maju dalam pertarungan Pemilukada Tapteng 2011 mendatang. “Kalau rakyat menginginkan saya untuk maju, kenapa tidak. Tentunya ini sebuah kerinduan yang harus kita tangkap dengan cepat, di mana masyarakat Tapteng rindu akan sebuah perubahan. Dan tentunya hal itu terjadi, kalau kita secara bersama sepakat untuk membenahi kampung halaman kita tersebut,” ujarnya.

Menurut Bonaran, bila rakyat Tapteng menginginkannya maju, dirinya siap untuk hal itu dan juga siap untuk menjadi “pembela” masyarakat di Kabupaten Tapteng. Secara jujur dirinya mengaku, kalau kondisi masyarakat di Tapteng saat ini sangat memprihatinkan mengingat banyaknya keluhan dan penderitaan yang dialami seperti penyerobotan lahan dan tanah rakyat yang harus berhadapan langsung dengan pemerintahnya, jalan-jalan yang rusak, pelayanan kesehatan, dan proses pembangunan yang minim. “Sebagai putra daerah, saya sedih melihat kenyataan yang terjadi saat ini. Sehingga hal itulah yang memotivasi dan menjadi keterpanggilan jiwa saya untuk mencalonkan diri nantinya sebagai Bupati Tapteng,” ucapnya seraya menambahkan dirinya terpanggil untuk menjadi “pembela” masyarakat dari penderitaan yang dialami, dari kemiskinan, kesusahan, dan ketertinggalan yang terjadi.

Sedangkan Albiner Hasonangan Sitompul saat dimintai tanggapannya via seluler mengenai dukungan kepada dirinya mengatakan, dirinya saat ini sedang menyesuaikan diri, menyiapkan diri membantu agar keinginan rakyat itu bisa terwujud. “Saya tentu harus melihat bagaimana perkembangan situasi di masyarakat. Sepanjang masyarakat menginginkan saya maju, tentu akan saya sanggupi. Namun saya harus menyesuaikan diri, menyiapkan diri, karena tanpa itu tidak dilakukan adalah sebuah hal yang sia-sia” katanya.

Menurutnya, tingkat penerimaan dan kepedulian masyarakat akan dapat diukur melalui pertemuan-pertemuan formal maupun informal yang digelar setiap kandidat nantinya. “Bukan berarti harus ada pernyataan sikap atau pernyataan dukungan dari organisasi atau semacamnya, tapi bisa saja secara informal melalui pertemuan-pertemuan santai misalnya,” ujar mantan Dandim 0211/TT ini lugas.

Sementara itu, Dina Riana br Samosir di hadapan dukungan spontanitas masyarakat di Kecamatan Sarudik beberapa waktu lalu mengatakan, “Atas dasar kepercayaan dari masyarakat serta dukungan serta doanya, saya siap untuk dicalonkan sebagai Bupati Tapteng untuk melanjutkan pembangunan di Tapteng ini, doa harapan kita didengarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa”.

Sementara itu, Ir HM Effendi Pohan MSi, Wakil Bupati Tapteng saat ini disebutkan juga akan maju sebagai balon Bupati. Karena wabup yang dikenal low profile ini dinilai sangat menguasai seluk beluk dan memahami apa yang menjadi keinginan masyarakat Tapteng. Selain itu, sosok Ir HM Effendi Pohan MSi tentunya mampu melanjutkan konsep pembangunan Tapteng, karena sudah sejak awal sudah terlibat dalam perumusannya. “Namun saat ini, Ir HM Effendi Pohan MSi masih tetap memposisikan dirinya sebagai Wakil Bupati Tapteng dan belum mau mempublikasikan diri secara terbuka untuk maju menjadi balon Bupati Tapteng,” pungkas Winsa Eko Syahputra, salah seorang warga Pandan.

http://metrosiantar.com/METRO_TAPANULI/5_Balon_Bupati_Mencuat

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: