Pemilukada 2011, Kapolres Khawatir Konflik Besar

Sabtu, 25 September 2010

BARUS–METRO; Kapolres Tapanuli Tengah (Tapteng) AKBP Dicky Patria Negara Sik SH MSi, sedang gencar-gencarnya melakukan road show ke seluruh kecamatan di wilayah hukumnya. Jumat (24/9), dia menyapa warga Barus. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pelaksanaan PemilukadaTapteng 2011 mendatang, bakal terjadi konflik sangat besar di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk mendukung pemilukada yang jujur dan adil (jurdil). Jangan ada masyarakat yang mau dipaksa dan diintimidasi oleh oknum-oknum tertentu, untuk memilih seseorang karena itu sudah bertentangan dengan pilkada yang jurdil,” imbau AKBP Dicky Patria Negara. Acara tatap muka dengan masyarakat yang digelar di Balai Pertemuan Andam Dewi Barus itu, dihadiri Camat Barus Sehat Munte SPd, mewakili Danramil 01 Barus Pelda Simamora, sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para Kepala Dinas/Jawatan, OKP se-Kecamatan Barus, serta undangan lainnya.

Dia mengatakan, siapa pun bisa didukung, tetapi jangan ada perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Dijelaskan dia bahwa pesta demokrasi adalah pesta yang harus disyukuri, bukan untuk yang ditangisi. “Karena itu, pilihlah pemimpin sesuai dengan hati nurani masing-masing, dan jangan ada warga yang mau diintimidasi oleh pihak-pihak tertentu untuk memilih calon tertentu, karena yang kita inginkan pemimpin baik dan yang memikirkan rakyatnya. Maka tetaplah menjaga keamanan dan keteriban di Barus ini, sehingga pelaksanaan Pilkada nanti dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, Kapolres memberikan waktu untuk tanya jawab dengan warga dan tokoh masyarakat. Syukran Tanjung yang mendapat giliran pertama mengajukan pertanyaan dan masukan, meminta Kapolres Tapteng agar berkenaan menambah personel di Polsek Barus, dan membangun satu Unit Pos Polisi di Simpang Tiga Husor, Desa Pangaribuan, Kecamatan Andam Dewi.Langkah itu menurut Syukran Tanjung, diyakini dapat mengatasi potensi kecurangan pelaksanaan Pilkada mendatang. Ia juga mengatakan, penambahan personel itu juga dapat memotivasi penyelidikan kepolisian untuk mengungkap kasus terbakarnya rumah Edianto Simatupang, yang hingga saat ini belum jelas masalahnya.

Amatan METRO, pertemuan tersebut sedikit memanas karena mantan anggota DPRD Tapteng Syukran Tanjung dan Sekretaris KNPI Kecamatan Barus Rahmansyah Sibarani, menyoroti berbagai persoalan-persoalan yang berkembang saat ini di Tapteng. Salah satu topik yang disoroti kedua tokoh masyarakat itu adalah penanganan kasus korupsi di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) Kabupaten Tapanuli Tengah, yang hingga saat ini belum jelas status hukumnya. Bahkan kata Syukran, di antaranya ada yang sudah dinyatakan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tetapi tidak ditangkap. Selanjutnya, masalah pertapakan gedung SMAN 1 Barus yang telah ditampung di dalam APBD Tapteng Tahun 2008 lalu sebesar Rp600 juta, namun hingga saat ini tidak jelas ke mana penggunaan dana tersebut.

Oleh sebab itu, Syukran Tanjung meminta Kapolres Tapteng mengusut kasus penggunaan dana APBD Tapteng tersebut, karena itu sudah merupakan sebuah tindakan korupsi.

Menyikapi hal itu, Kapolres lulusan Akpol tahun 1993 itu mengungkapkan, saat ini banyak kasus yang ditangani serius oleh pihaknya. Bahkan ada beberapa di antaranya 4 kali dikirim ke kejaksaan namun belum P21 (lengkap) oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sedangkan masalah pembayaran dana ganti rugi pertapakan SMAN 1 Barus, Kapolres mengaku belum mengetahui hal itu. Ia menganjurkan agar memberikan data resmi ke Polres, sehingga pihaknya dapat segera menindak lanjutinya.

Di penghujung acara, sebagai pengikat tali kasih, warga Barus menyerahkan ulos kepada Kapolres Tapteng AKBP Dicky Patrianegara Sik SH MSi. Penyerahan langsung diserahkan Camat Barus Sehat Munte, didampingi Tokoh Masyarakat Barus, yang dipandu Manogari Siregar, Tokoh Adat setempat.

Dicky Dituntut Berantas Togel

AKBP Dicky Patria Negara Sik SH MSi, Kapolres Tapanuli Tengah (Tapteng) dituntut komit memberantas segala jenis bentuk kegiatan penyakit masyarakat (pekat), terutama judi toto gelap (togel) dari Kecamatan Barus.

Tuntutan itu disampaikan Akhyar Habeahan, mewakili Tokoh Masyarakat Barus, dalam acara tatap muka dengan warga Barus, Jumat (24/9). Dia juga menyampaikan kesiapannya untuk bersama-sama memberantas segala bentuk perjudian di Barus. “Mari kita berantas secara bersama-sama segala jenis penyakit masyarakat di daerah ini,” ajak Habeahan.

Kapolres dalam arahannya mengatakan, tujuan utama untuk melakukan kunjungan di Kecamatan Barus itu adalah untuk mengetahui secara langsung apa permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama di bidang keamanan, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Saya datang ke daerah ini, ingin mengetahui secara langsung apa permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat saat ini di Kecamatan Barus. Inilah kecamatan yang ketujuh yang saya kunjungi,” ungkap AKBP Dicky Patria Negara.

Namun ia masih akan melakukan perjalanan ke wilayah hukum lainnya di Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan agenda serupa, untuk mengetahui secara langsung apa permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Ini program saya selaku kapolres di daerah ini. Dengan adanya acara seperti ini, kita bisa langsung mendengar apa permasalahan yang dihadapi warga di daerah ini, karena saya selaku Kapolres Tapteng tidak ingin pujian, tetapi saya mau masukan dan kritakan dari masyarakat tentang tugas-tugas kepolisian sehingga kami dapat berubah,” ujar Kapolres.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Tapteng didampingi Kasat Narkoba Polres Tapteng AKP K Nababan, Kanit P3D Ipda T Sibuea, Kasat Lantas AKP Dahlan Anzib, Kabag Ren AKP Sutikno, Kasat Samapta Iptu Y Harahap, Kasat Bina Mitra AKP Hasmarullah, dan Kapolsek Barus AKP JG Siburian, Kanit Reskrim Polsek Barus Iptu PS Simbolon.

Camat Barus Sehat Munte SPd, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres ke Barus. Dia mengatakan, sangat jarang seorang Kapolres berkunjung ke daerah Barus, untuk bertatap muka secara langsung dengan masyarakat. “Ini suatu kebanggaan besar bagi kami warga Barus. Mudah-mudahan, dengan kedatangan Bapak Kapolres ke Barus ini, hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat ditingkatkan, terutama di bidang kamtibmas,” kata Camat mengakhiri.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TAPANULI/Pemilukada_2011_Kapolres_Khawatir_Konflik_Besar

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • begu  On Sabtu, 19 Februari, 2011 at 8:44 PM

    pak kapolres tlng d brntas aparat yang trlibat ksus togel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: